Posted: Okt 02, 2013

Penginapan Khusus Backpacker Hadir di Banyuwangi

Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus meningkatkan kualitas infrastruktur di sektor pariwisata. Salah satu cara yang dilakukan dengan membangun penginapan untuk kalangan pecinta perjalanan dengan budget minim (budget travel).

 Terhitung mulai hari ini, Sabtu (28/9), Pemkab Banyuwangi meresmikan fasilitas penginapan (dormitory) untuk backpackers yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi.

"Dormitory ini sengaja kami bangun karena sudah semakin banyak wisatawan ke Banyuwangi, termasuk kalangan backpackers. Konsepnya sederhana, hijau dengan banyak tanaman, dan kamar-kamar yang praktis. Cocok untuk tempat istirahat bagi backpackers yang akan menuju atau sudah datang dari Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Pantai Sukamade, perkebunan kopi, dan destinasi wisata lainnya," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam keterangan tertulisnya kepada Beritasatu.com, Sabtu (28/9).

Menurut Anas, tarif penginapan khusus ini terbilang sangat murah, yakni hanya Rp50.000 per malam, dengan kapasitas 28 orang. Uniknya lagi, Dormitory tersebut, juga dilengkapi lukisan-lukisan tentang alam dan sejarah Banyuwangi.

"Ini adalah dormitory pertama. Kami akan segera membuat dormitory kedua yang lebih besar. Kami juga membina sejumlah homestay yang sudah ada dan dikelola oleh penduduk, di sekitar destinasi wisata," tambah Anas disela-sela peresmian.

Melengkapi fasilitas penunjang untuk kalangan wisatawan, di depan dormitory baru ini, tersedia kedai kopi khas Banyuwangi. Tak jauh dari lokasi, telah ada taman dan ruang publik dengan fasilitas wifi gratis.

"Di seberang juga sudah ada beberapa gerai usaha kecil dan menengah (UKM) penyedia aksesoris, kaos, dan kuliner khas Banyuwangi seperti rujak soto dan nasi tempong," jelasnya.

Lebih lanjut Anas menambahkan, pembangunan dormitory ini ditujukan untuk semakin melengkapi infrastruktur pariwisata yang sudah ada di kabupaten yang memiliki sebutan The Sunrise of Java tersebut.

Menurut Anas, Infrastruktur transportasi mulai dari bandara, pelabuhan, kereta api, hingga jalan raya sudah tersedia dengan kondisi sangat baik. Fasilitas hotel juga makin banyak karena ada beberapa hotel baru di Banyuwangi.

"Kami juga mendorong pengembangan wisata lewat sejumlah event pariwisata (event tourism) melalui Banyuwangi Festival yang kami gelar mulai September-Desember 2013. Dalam festival ini, ada karnaval etnik, festival batik, Tour de Ijen, jazz pantai, sampai festival seni tradisional," tambahnya.

Sumber: http://www.beritasatu.com/destinasi/141087-penginapan-khusus-backpacker-hadir-di-banyuwangi.html

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Kami akan senang untuk mendapatkan komentar Anda. Luangkan waktu sejenak untuk komentar dan beritahu kami apa yang Anda pikirkan.

5 + 9 =